Senin, 03 Mei 2010

Yang boleh dan tidak boleh bagi penderita batu ginjal

detikcom - Jakarta,
Kandungan mineral yang
terdapat pada beberapa
jenis makanan bisa
memicu terbentuknya
batu ginjal. Namun
beberapa jenis makanan
yang lain bisa
mencegahnya. Apa saja?
Fungsi ginjal adalah
menyaring kotoran di
dalam darah, untuk
dibuang bersama air
kencing. Batu ginjal
terbentuk ketika kotoran-
kotoran dari makanan
tersebut mengeras dan
membentuk kristal di
ginjal maupun saluran
kencing.
Pembatasan makanan
tertentu efektif untuk
mencegah terbentuknya
kristal tersebut. Berikut
ini adalah beberapa diet
yang disarankan bagi
penderita batu ginjal,
dikutip dari Gicare, Senin
(3/5/2010):
1. Perbanyak minum air
putih
Air adalah diet paling
penting untuk mencegah
batu ginjal, karena
komponen pembentuk
batu ginjal menjadi lebih
mudah luruh bersama
buang air kecil. Penderita
batu ginjal disarankan
untuk buang air kecil
sekitar 2,5 liter dalam
sehari, sehingga harus
minum lebih banyak dari
jumlah tersebut. Jika
cuaca panas atau sedang
banyak aktivitas,
konsumsi air harus
diperbanyak supaya lebih
sering buang air kecil.
2. Batasi kalsium
Biasanya tubuh tidak
akan menyerap kalsium
melebihi yang
dibutuhkan. Namun pada
kondisi tertentu misalnya
hipercalciuria, kelebihan
kalsium dibuang melalui
ginjal dalam bentuk air
kencing. Penderita batu
ginjal disarankan untuk
membatasi asupan
kalsium maksimal 800 mg/
hari untuk pria dan 1.200
mg/hari untuk wanita.
Kalsium banyak terdapat
pada sayuran hijau, susu
dan berbagai produk
olahan berbahan susu.
Kalsium pada susu lebih
mudah diserap usus
dibandingkan pada
sayuran hijau.
3. Batasi oksalat
Bersama kalsium, oksalat
(asam yg mengandung
satuan COO2) dapat
membentuk kristal
penyebab batu ginjal.
Oleh karena itu, penderita
batu ginjal disarankan
untuk mengurangi atau
bahkan menghindari sama
sekali makanan yang
banyak mengandung
oksalat. Di antaranya
adalah bayam, strawberry,
cokelat, gandum, biji-
bijian dan teh.
Penderita batu ginjal
disarankan untuk
membatasi konsumsi
oksalat tidak lebih dari 50
mg/hari.
4. Batasi garam dan
protein nabati
Membatasi konsumsi
garam natrium dapat
mengurangi jumlah
kalsium yang dikeluarkan
lewat ginjal. Oleh karena
itu jika yang terbentuk
adalah batu kalsium,
maka konsumsi garam
natrium sebaiknya
dibatasi antara 2.500-3.500
mg/hari.
Sementara protein hewani
bisa memicu beberapa
jenis mineral di urine
untuk membentuk batu
ginjal. Karena itu
penderita batu ginjal
harus menggantikannya
dengan protein nabati.
5. Perbanyak serat tidak
larut
Ada 2 jenis serat yakni
serat yang larut dan serat
yang tak larut, masing-
masing memiliki fungsi
yang sama penting di
dalam tubuh. Tetapi
dalam hal ini, serat tak
larut yang terdapat pada
gandum, padi dan terigu
bisa mengurangi kadar
kalsium dalam urine.
Serat tersebut mengikat
kalsium ketika berada di
usus, sehingga tidak
dikeluarkan melalui ginjal.
6. Batasi konsumsi vitamin
C
Salah satu hasil
metabolisme vitamin C
adalah oksalat. Karena
oksalat bisa membentuk
kristal, maka penderita
batu ginjal harus
membatasi asupan
vitamin C.

Tidak ada komentar: